“Pengajaran Hukum Pidana Harus Dievaluasi”

MAHUPIKI bekerjasama dengan Bidang Studi Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan Penerbit RajaGrafindo Persada menggelar acara Launching Buku Hukum Pidana Suatu Pengantar yang ditulis Topo Santoso, Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia.

Acara ini dibuka oleh Ketua MAHUPIKI, Dr. Yenti Garnasih, S.H.,M.H. dalam sambutannya mengatakan bahwa buku ini menarik untuk disimak karena berkaitan dengan prinsip prinsip dasar hukum pidana seperti adanya asas legalitas yang dibandingkan dengan Negara lain. Hal menarik lain adalah adanya perkembangan hukum pidana yang berkaitan dengan ilmu bantu hukum pidana yaitu terkait dengan kedokteran Forensic, perkembangan pidana khusus di luar KUHP dan RUU KUHP, penologi, criminal justice system bahkan victimologi. Buku ini diharapkan dapat memperkaya literatur bagi mahasiswa maupun praktisi.

Dr. Surastini Fitriasih, S.H.,M.H. sebagai ketua Bidang Studi Hukum Pidana menyampaikan selamat kepada Prof Topo yang sudah menulis buku Hukum Pidana yang ke 22, diharapkan buku ini dapat mempermudah pengajaran hukum pidana kepada mahasiswa sehingga bisa memahami dengan baik dasar-dasar hukum pidana untuk bekal praktek di masa depan. Hadir pula perwakilan dari Penerbit RajaGrafindo Persada yang menyampaikan betapa keseriusan Prof Topo dalam menulis buku Hukum Pidana dalam waktu tidak kurang dari 6 bulan.

Acara launching buku ini dilengkapi dengan workshop pengajaran hukum pidana yang menghadirkan Prof. Edi OS. Hiariej, S.H.,M.H. Guru Besar Hukum Pidana Universitas Gadjah Mada yang juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan buku Hukum Pidana tersebut. Bahkan beliau akan mewajibkan mahasiswa UGM untuk membaca buku tersebut. Hadir pula Dr. Lilik Mulyadi, S.H.,M.H. yang berprofesi sebagai Hakim dan penulis buku. Lalu dilengkapi dengan kehadiran Jaksa yaitu Dr. Asep N Mulyana, S.H.,M.H. yang juga penulis buku-buku bertema hukum pidana. Para narasumber tersebut memberikan apresiasi dan berbagai hal terkait dengan hal-hal yang menarik dan kebaruan dari buku Hukum Pidana Suatu Pengantar yang ditulis Prof Topo.

Selain dari kolega dalam negeri, hadir pula dari luar negeri yaitu Prof. Maurice Adams, dari Tilburg University, Prof Tim Lindsey dari Melbourne dan Prof. Simon But dari Sydney. Ketiga nya memberikan short comment terhadap buku Hukum Pidana Suatu Pengantar.

Prof Topo sendiri menyampaikan bahwa buku Hukum Pidana ini merupakan mimpi yang menjadi nyata. Buku ini merupakan buku pengantar bagi kalangan yang ingin mengenal hukum pidana. Tujuan penulisan buku ini adalah untuk membuka gerbang hukum pidana bagi orang-orang yang ingin belajar hukum pidana mulai dari awal. Oleh karenanya dibuat dengan bahasa yang lebih akrab dengan pembaca.

Kesimpulan yang diperoleh dari Workshop Pengajaran Hukum Pidana menurut para narusumber adalah dosen-dosen hukum pidana harus bisa mengevaluasi pengajaran, bukan saja substansi tetapi juga metodologi pengajaran. Perubahan kejahatan yang merambah dunia tehnologi harus disikapi. Selain trend mahasiswa yang lebih menyukai substansi digital, sehingga materi kuliah pun harus diarahkan dalam bentuk video dan audio, bukan saja buku teks, sehingga hukum pidana semakin kaya dengan kreativitas pengajarannya dan semakin berbobot kualitas mahasiswa.

Selamat Membaca dengan gembira!

(Humas Mahupiki, Rena Yulia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: